DESA
KARANGJUNTI
Sejarah Desa Karangjunti
Pada
zaman dahulu hidup seorang yang sangat kaya
dan sangat disegani karena dia merupakan orang yang sangat dermawan dan
berilmu tinggi. Di Desa Karangjunti ia tinggal orang tersebut bernama H. Abu Bakar yaitu orang terkaya di kampung
ini (yang sekarang disebut Desa Karangjunti). Desa ini dulunya memang desa yang
banyak pendatang dan menetap didesa karangjunti.
Sehingga
nama desa tersebut awal mulanya ada sekelompok perampok yang mau masuk mencuri
barang-barang yang ada di rumah Bapak H. Abu Bakar tersebut, namun sekelompok
orang itu bukannya merampok malah semuanya tidur di pekarangan kebon jati, setelah
bangun sekelompok orang itu dijamu dan diberi makan oleh Bapak H. Abu Bakar
tersebut dan tak tahu kenapa orang yang tadinya berencana untuk merampok itu
menjadi insyaf dan menyadari bahwa perbuatannya itu adalah salah. Sehingga oleh
Bapak itu kampung ini disebutnya Desa Karangjunti. Itulah sekelumit/sepintas
tentang terjadinya desa Karangjunti.
Profil
dan Sejarah Desa Karangjunti
Karangjunti adalah
salah satu desa di kecamatan Losari, Brebes, Jawa
Tengah, Indonesia. Mayoritas penduduknya adalah sebagai petani,
sebagian lagi sebagai pedagang, Pegawai Negri dan lain lain. Pertanian di desa
Karangjunti sebenarnya belum sepenuhnya bisa mensejahterakan masyarakatnya.
Kebanyakan petani di sini masih bercocok tanam padi sebagai andalan utamanya
kemudian diselingi Kacang kedelai dan Kacang Hijau. Hanya sebagian kecil saja
yang menanam Bawang, Cabe Merah dan Holtikultura lainnya. Selain itu juga
penerapan cara olah tani di Desa Karngjunti masih menggunakan cara konvensional
yang diwariskan turun temurun oleh pendahulunya. Sebagian petani hanyalah
petani penyewa lahan, artinya sebenernya sebagai petani tidak memiliki lahan
sendiri melainkan menyewa per tahun kepada pemilik lahan / sawah.
Peranan
Sumber Daya Alam Desa
Karangjunti Dalam Pembangunan
Desa Karangjunti merupakan desa
yang berada di Kecamatan Losari Kabupaten Brebes tidak berbeda dengan desa –
desa yang lain di kecamatan Losari Desa Karangjunti Merupakan Desa yang
Masyarakatnya dengan Mata Pecaharian sebagai Petani dan Peternak. Oleh karena
itu tanah di desa kami sangatlah subur sehingga masyarakat desa Karangjunti
perlu menggali Potensi yang ada di desa seperti Becocok tanam Padi, jagung
kedelai dan jenis palawija lain.
Sumber daya alam yang merupakan anugerah yang perlu disyukuri, sebab
tidak semua Desa memiliki kekayaan sumber daya
alam yang melimpah dan lengkap. Sumber daya alam seperti lahan pertanian dengan segala isinya, hasil pertanian sudah sewajarnya digunakan untuk kepentingan dan
kemakmuran masyarakatnya diantaranya :
Pertanian
Sumber daya alam memiliki
peranan dalam pemenuhan kebutuhan manusia. Untuk memudahkan pengkajiannya,
pemanfaatan SDA dibagi berdasarkan sifatnya, yaitu Sumber Daya Alam hayati dan
nonhayati.
Tanah termasuk salah satu
sumber daya alam hayati yang penting untuk menunjang pertumbuhan penduduk dan
sebagai sumber makanan bagi berbagai jenis makhluk hidup. Pertumbuhan tanaman
pertanian dan Peternakan di Desa Karangjunti. Pengelolaan sumber daya ini
menjadi sangat penting mengingat pesatnya pertambahan penduduk. Desa Karangjunti memiliki luas lahan pertanian
sekitar
210 HA yang semua itu sangat produktif sebagai
lahan pertanian yang bisa ditanami padi, kedelai jagung dan jenis palawija
lainya.
Perkembangan
sub sector pertanian tanaman pangan di Desa Karangjunti Berdasarkan data yang
diperoleh komoditi yang dominan dikembangankan meliputi: padi sawah menempati
areal dengan jumlah produksi 76,50 ton. Jumlah Produksi Pertanian Tanaman
Pangan di Desa Karangjunti
Jenis
komoditi yang dikembangkan pada sub sector tanaman holtikultura sayuran antara
lain; Terong, Kacang Panjang, cabai Timun
dan bawang
Pemerintahan Desa
Pada zaman penjajahan
Belanda Desa Karangjunti dipimpin oleh seorang Kepala Desa dengan urutan
sebagai berikut:
1. Bapak
Lot
2. Bapak
Sardeli
3. Bapak
H.Abdul Hamid Abbas menjabat dari tahun 1970 sampai dengan tahun 1988.
4. Bapak
Sultoni menjabat dari tahun 1989 sampai dengan tahun 2007,dan
5. Ibu
Dra. Raudloh Hamid Abbas menjabat dari tahun 2007 sampai tahun 2013
6. Ibu
Zaenab sampai sekarang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar